Temukan Kami di Sini:

Cerita Perjuangan Warga Melewati Jembatan Gantung di Mamasa Sulbar, Ternyata Ada yang Pernah Jatuh

0
Cerita Perjuangan Warga Melewati Jembatan Gantung di Mamasa Sulbar
Warga setempat melintasi jembatan gantung dengan bertaruh nyawa

SUARATURATEA.COM – Rusaknya jembatan gantung di Dusun Rantelalamun, Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), nyaris melumpuhkan aktivitas sedikitnya 150 warga di daerah itu.

Jembatan gantung sepanjang 45 meter dengan lebar 1,5 meter ini merupakan akses jalan utama warga Dusun Rantelalamun untuk menyeberangi sungai.

Berdasarkan pantauan, warga yang ingin beraktivitas ke luar kampung, khususnya anak-anak yang ingin ke sekolah, terpaksa memanfaatkan sisa kawat jembatan gantung sebagai pijakan kaki untuk menyeberangi sungai. Mereka menapakkan kaki pada kawat besi yang menghubungkan kedua sisi sungai.

BACA JUGA : Pelebaran Jalan dan Pembangunan Jembatan Masih Dikebut Satgas TMMD Selayar

Berulang kali terlihat, ada warga nyaris terjatuh, lantaran kelelahan dan kehilangan keseimbangan saat menapaki kawat jembatan, yang bergoyang apalagi saat ditiup angin.

Diketahui, sudah dua warga yang pernah terjatuh ke dalam sungai saat mencoba melintas jembatan. Beruntung keduanya selamat kendati sempat terbawa arus.

“Pernah ada anak-anak jatuh di sini, gadis-gadis, sudah dua orang, pakai cadar satu, ada juga kemenakan satu,” kata salah salah satu warga, Nurhikmah, selepas menyeberangi jembatan, Kamis (24/06/2021).

BACA JUGA : Pemantik dari Kesbangpol, Satgas TMMD ke-111 Selayar Gelar Penyuluhan Wasbang dan Bela Negara

Kendati takut saat melintasi jembatan gantung ini, Nurhikmah mengaku tidak dapat berbuat apa-apa. Sebab, tidak ada jalan lain.

“Takutlah, tapi bagaimana, karena itu sudah… tidak ada jalan lain, tinggal nyeberang,” ujarnya.

Saat kondisi air sungai sedang surut, Nurhikma memilih menyeberangi sungai dengan cara masuk ke dalam air. Jika air sungai meluap, ia enggan masuk ke dalam air tanpa bantuan orang lain.

Berkomentar dengan bijak!