Cekcok Mulut, Petani Rumput Laut Tewas Bersimbah Darah

0

Ical Karsar/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO–Seorang lelaki warga kampung Toa desa Bontosunggu kecamatan Tamalatea Jeneponto Sulawesi selatan meregang nyawa akibat tikaman lelaki se profesinya Rabu 18/05 sekira pukul 19.30. wita.

Latif Daeng Sarro (35) yang kesehariannya bekerja sebagai petani rumput laut meninggal dunia akibat ditikam dengan badik oleh Sibau daeng Liwang (38) warga kampung Beru desa Bontosunggu kecamatan Tamalatea.

Informasi yang dihimpun dilapangan sebelum penikaman, korban dan pelaku terlihat cekcok. Namun tidak diketahui apa penyebab percekcokan itu, dan sempat dilerai warga. Saat itu, pelaku pulang kerumahnya, dan kembali lagi mendatangi Latif dengan membawa badik dan langsung menikam berkali kali di bagian dada. Akibatnya korban tersungkur bersimbah darah.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit umum daerah Jeneponto, namun nyawanya tak dapat diselamatkan. Korban meninggal dunia diduga karena kehabisan darah.

Usai menikam korban (Latif daeng Sarro ) pelaku langsung melarikan diri. Kapolsek Tamalatea AKP Syahrul mengakui kejadian penganiayaan mengakibatkan meninggalnya warga   kampung Toa desa Bontosunggu kecamatan Tamalatea.

“Kami masih mendalamai motif penikaman itu, dan pelaku sementara dalam pengejaran,”kata Syahrul

Jenazah saat ini telah disemayamkan di kampung Toa desa Bontosunggu kecamatan Tamalatea.

Baca Juga  :

Empat Calon Tersangka Lain, Bakal Mengikuti Jejak Mappatunru di Lapas Makassar

BREAK NEWS : 8 Jam Diperiksa, Kejati Menahan Andi Mappatunru Terkait Korupsi Proyek Asiprasi

BREAKING NEWS : Lawan Arus, Seorang Pengendara Tergilas Truk di Jalan Ir Sutami

Oknum LSM Peras Warga, Kasat Reskrim “Laporkan Saja”

Berkomentar dengan bijak!