Temukan Kami di Sini:

Cegah Peredaran PCC, Polisi Razia Apotek di Jeneponto

0
Petugas gabungan merazia beberap apotek di.kawasan perkotaan Jeneponto, Selasa (19/9)

JENEPONTO, BINAMU–Untuk mengantisipasi peredaran obat Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC), petugas gabungan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Jeneponto dan Dinas Kesehatan merazia sejumlah apotek di yang berada dalam kota Jeneponto, Selasa (19/9/2017).

“Pemeriksaan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa di Kabupaten Jeneponto tidak beredar obat PCC,”ucap Kasat Narkoba AKP Suardi saat dikonfirmasi Turateanews.com, Selasa (19/9) siang

Pemeriksaan apotek tersebut dilakukan di beberapa tempat, diantarnya apotek Syam Farman di jln. Ishak Iskandar kel. Empoang Kec. Binamu.

Seluruh apotek yang ada di sekitar kota Jeneponto tidak luput dari razia petugas gabungan.

Personel.Satreskrim Narkoba saat memeriksa obat-obatan di.gudang Apotek Syam Farma jln. Ishak Iskandar Binamu, Selasa (19/9) siang

Meski tidak ditemukan adanya PCC atau obat ilegal, tetapi petugas juga melakukan penjelasan kepada pemilik apotek, agar tidak menjual-belikan obat yang dapat membuat pengkomsumsinya, berhalusinasi, kejang-kejang hingga kematian.

“Jika nantinya ditemukan penjualan obat PCC, setelah operasi ini, maka apotek terancam sanksi, dari teguran hingga pencabutan izin usaha,”ujar Suardi

Suardi menjelaskan jika pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin untuk antisipasi masuknya obat PCC.

“Pengawasan secara rutin kami lakukan, besok kita masih akan gelar kegiatan yang sama dengan dinas kesehatan,”ucap Suardi

Selain PCC, Satuan Reserse Narkoba dan Dinas Kesehatan juga memeriksa jenis obat lainnya yang rawan disalahgunakan, seperti Tramadol, Hexymer dan lain-lain.
(SCB/RWY)

Berkomentar dengan bijak!