Bupati Dinilai Kurang Serius Tingkatkan Mutu Pendidikan di Jeneponto

0
Puluhan anggota HPMT melakukan aksi tertrikal didepan kantor Diknas Jeneponto, mereka menggambarkan terpuruknya mutu pendidikan di Kabupaten Jeneponto

IcalKarsar/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO—Hari Pendidikan Nasional yang Peringatan di kabupaten Jeneponto setiap tahunnya tepatnya  2 Mei, diwarnai dengan unjuk rasa. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Turatea (HMPT) melakukan unjukrasa di depan kantor Bupati Jeneponto, Senin (2/05) pagi tadi.

Kordinator aksi Achmad Rifai,  mengatakan pemerintah kurang serius dalam meningkatkan mutu pendidikan di Jeneponto. Akibatnya, Mutu pendidikan di daerah ini sangat dinilai kurang bagus. Bagaimana tidak, sejumlah sekolah berada di daerah ini, kurang mendapat perhatian dari Bupati.

Baca : 389 Warga Jeneponto Ikut UN Paket C

Seperti Sekolah Dasar Kecil (SDK) Joko yang muridnya belajar di kandang ayam, dan muridnya menyeberang lewat sungai. Kemudian di SD Pannara yang hampir ambruk bangunannya, dan Murid SDMengepong yang menyeberang sungai. Namun perhatian Bupati Jeneponto Iksan Iskandar terhadap Dunia pendidikan di daerahnya, kurang serius.

“Bayangkan saja, tahun 2015 hanya dapat terselesaikan hanya 10 persen saja, dan juga anggaran untuk kegiatan pelatihan pemberantasan buta aksara telah dihapus dalam APBD Jeneponto,” kata Achmad Rifai\

Usai dari kantor bupati  jeneponto, mereka melanjutkan ke Kantor Diknas dan pemuda olah raga Jeneponto jalan

Baca Juga  :

Ditinggal Ngerumpi, Api Hanguskan Rumah di Togo Togo

Waka Polres Jeneponto, Lepas peseta Festival Drum Band Antar Pelajar

 

Berkomentar dengan bijak!