Buaya Terkam Seorang Kakek, Polisi Tembak Mati

0
Bangkai buaya yang ditembak polisi

TURATEANEWS.com,BONE–Kepolisian Sektor (Polsek) Dua Boccoe Kabupaten Bone provinsi Sulawesi Selatan bersama warga melakukan perburuan seekor buaya air tawar siang tadi Kamis (25/02) sekitar pukul 14.20 wita, buaya tersebut diduga telah memangsa seorang warga pada Minggu 21/02/2016 lalu di sungai Unyyi desa Pakka Salo.

Bonci (60) warga Pakkasalo Kecamatan Dua Boccoe dikabarkan diterkam buaya sehingga kemudian ditemukan tak bernyawa, jasadnya tak utuh, Minggu (21/2/2016) pagi.

“Hari ini buayanya dicari, lokasinya di sungai sudah ditandai. Kemarin buayanya dipancing dengan itik dan buayanya ada di situ, karena menerkam itik itu,” kata Kapolsek Dua Boccoe AKP H Rizal.

“Tadi saya lihat kepalanya (buaya) kena, tapi tenggelam lagi di sungai,” kata Asri, warga setempat yang menyaksikan perburuan buaya itu.

Regu tembak Sabhara polres Bone dan anggota Koramil Dua Boccoe serta Perbakin Kabupaten Bone melakukan pengintaian dengan memancing buaya tersebut dengan melepas beberapa ekor bebek  ke sungai tersebut.

Kemudian muncul seekor buaya memangsa bebek tersebut, seketika regu penembak melakukan penembakan berkali-Kali ke arah buaya, kemudian buaya kembali kedasar sungai dan beberapa saat kemudian, buaya tersebut memuntahkan dua potongan kaki manusia yang diduga kaki Bonci yang meninggal diterkam empat hari lalu.

dua potongan kaki manusia dimuntahkan buaya usai ditembak polisi

 

Dan berselang beberapa menit kemudian, buaya tersebut kembali muncul, secara bersamaan regu tembak melakukan penembakan, sehingga mengenai kepala buaya dan mati.

Sekitar pukul 13.45 wita Buaya yang sudah mati berhasil di evakuasi ke daratan cara mengikat dengan tali, buaya dengan panjang 5,2 meter,sertalebar 80 cm berjenis kelamin betina.

Bangkai buaya tersebut dikubur diareal kebun jati milik warga disekitar sungai sungai Unyyi desa Pakka Salo.

Penulis  : Bahar 

Editor    : Agung

Berkomentar dengan bijak!