BREAKING NEWS : “RILIS” KAPOLRI Jelang Berakhirnya Operasi Bersinar

0
Ilustrasi Video Conference Kapolri Jendral Polisi Badrodin Haiti

Bahar/Jurnalis

“Publikasi hasil operasi dan lakukan penindakan terhadap anggota polri yang terlibat dalam jaringan narkotika dan berikan sanksi yang berat dan tegas serta memaksimalkan kegiatan pengungkapan maupun kampanye anti narkoba di sisa pekan terakhir pelaksanaan operasi,”

 

TURATEANEWS.com,JAKARTA–Rilis data terbaru Kapolri Jendral Polisi Badrodin Haiti pada acara  video  conference dengan para Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) dan jajarannya, Selasa (12/04) pelaksanaan operasi Bersinar “Besihkan Sindikan Narkoba “ sampai dengan minggu ke-3  dari tanggal 21 maret hingga 10 april 2016.

Beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap pada minggu  ke-3, baik oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) maupun Badan Narkotika Nasional (BNN). Kamis 7 April 2016, Polres Pinrang berhasil mengamankan seorang oknum polisi walaupun sempat buron yang bertugas di Polres bernama Bripol Supardi, Penggerebekan yang dipimpin Kapolres Pinrang AKBP Andri Irniada berhasil mengamankan narkotika jenis shabu seberat 3,405 kilogram.

Sedangkan BNN, Senin (7/04) berhasil mengungkap jaringan  peredaran narkotika shabu antar negara malaysia – indonesia di kabupaten Berau propinsi Kalimantan Timur dengan 2 orang tersangka dengan barang bukti shabu seberat 2,839 kilogram,  dan di kabupaten Bone, provinsi Sulawesi selatan, berhasil mengamankan 8 Kilogram shabu yang diduga milik A.Abd.Halim, (32) warga dusun Pakkalena desa Pattiro Sompe kecamatan Sibulue Kabupaten Bone (tersangka dalam pencarian)

Baca  : Waduh! Shabu Malaysia, Dipasarkan di Bone 

Kapolri Jendral Polisi Badrodin Haiti dalam video  conferencenya menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi kepada jajaran Polda Sumut, Polda Jatim, dan Polda Metro Jaya  yang merupakan 3 satuan wilayah dengan pengungkapan kasus dan penetapan tersangka  tertinggi.

“Saya harapkan agar Polda lain  berlomba – lomba untuk memaksimalkan pelaksanaan operesi Bersinar yang  tinggal satu minggu lagi,”kata orang tertinggi di Kepolisian ini.

lanjut Jendral Badrodin, Pengungkapan bahwa kasus menonjol berupa penangkapan Brigadir Supardi oleh Polres Pinrang, disatu sisi merupakan sebuah prestasi, namun di sisi lain harus menjadi bahan introspeksi bagi kita semua. Hal ini mengindikasikan bahwa masih  ada anggota Polri yang terlibat dalam kejahatan penyalagunaan narkotika.  Untuk itu, propam agar melaksanakan operasi bersih serta  secara  insidentil mengadakan tes urine terhadap personel Polri.

Baca  : Tiba Tiba Saja, Kapolda Sulsel Perintahkan Seluruh Perwira Tes Urine 

Badrodin juga menyinggung terungkapnya kasus penyalahgunaan narkotika oleh Dandim Tabes Makasar, menunjukan bahwa instansi lain sangat concern terhadap pembersihan di lingkungan internal.

“Saya minta, Polri jangan sampai kalah dalam membersihkan tubuh Polri dari permasalahan ini. Kita harus dapat menjadi contoh bagi elemen bangsa lainnya terkait semangat dan komitmen dalam pemberantasan narkotika,”tegas badrodin

Baca  : Seorang Perwira Polisi Edarkan Shabu di Kota Palopo 

Dia juga memerintahkan jajaran Kepolisian untuk menyikapi kondisi tersebut, dan minta kepada seluruh jajaran, agar tetap jaga koordinasi, komunikasi dan sinergitas diantara stakeholders yang terlibat dalam pelaksanaan operasi serta mengoptimalkan peran media dalam mengkampanyekan gerakan anti narkotika.

“Publikasi hasil operasi dan lakukan penindakan terhadap anggota polri yang terlibat dalam jaringan narkotika dan berikan sanksi yang berat dan tegas serta memaksimalkan kegiatan pengungkapan maupun kampanye anti narkoba di sisa pekan terakhir pelaksanaan operasi,”pungkasnya

Perlu diketahui dalam rilis yang disampaikan Kapolri Jendral Bardodin Haiti saat pelaksanaan video  conference hasil evaluasi pelaksanaan operasi bersinar 2016. Bahwa jajaran Kepolisian telah melakukan penindakan sebanyak 3.164 kasus dengan tersangka  4.175 orang,  pemodal 4 orang,  produsen 10 orang; bandar 598 orang; penanam ganja 12 orang; pengeceratau pengedar 2.248 orang; sedangkan pengguna 1.303 orang, dengan barang bukti, uang sebesar  884 juta, 228,1 kg shabu kering, 334.442 butir ekstasi, 188,2 kg ganja kering; 31.613 butir doc / cc4,  263 hektar ladang ganja, 1.321.318 batang pohon ganja.

Baca Juga  :

Hasil Tes Urine, Lima Perwira Polda Dinyatakan Positif 

Breaking News : Diduga Usai Pesta Shabu, Dua Pria dan Dua Wanita Diamankan Polisi 

Propam Polda, Amankan Lima Anggota Polres Jeneponto, Satu diantaranya Positif Komsumsi Shabu 

Akhirnya, Brigpol Supardi Sindikat Narkoba Sidrap di Tangkap Bersama Bosnya

Berkomentar dengan bijak!