BPJS Tak Leih Dari Asuransi, Bukan Jaminan Bagi Masyarakat

0
Ilustrasi Masyarakat peserta BPJS

“Ternyata selama ini PT.BPJS untung banyak lho…!!!”

Jaya/Jurnalis

TURATEANEWS.com,TAKALAR–Banyak masyarakat yang mengira bahwa BPJS adalah jaminan kesehatan dari pemerintah, padahal BPJS itu fungsinya tidak lebih dari asuransi.

BPJS didanai dari uang pribadi masyarakat, dimana masyarakat diminta menyetor sejumlah uang untuk dikumpulkan dan nantinya digunakan untuk biaya pengobatan, papar H.Imran Rajab Mursali Salah Satu Pemerhati Kesehatan Takalar, Jum’at (1/4/2016)

BPJS menggunakan prinsip gotong-royong, seluruh uang yang disetorkan oleh seluruh anggotanya kemudian dihimpun oleh PT.BPJS dimana uang tersebut dialokasikan untuk membiayai pengobatan para anggota yang sedang sakit.

Baca  : KPJ Ancam Alihkan Penanganan Korupsi RSUD Jeneponto Ke Kejati Sulselbar

Ya semacam dana sumbangan dari masyarakat yang dikumpulkan secara massive oleh pemerintah dari rakyat untuk membiayai sebagian kecil rakyat yang sedang sakit.

BPJS adalah kamuflase pemerintah untuk menutupi penyelewengan dana subsidi BBM Banyak masyarakat yang mengira BPJS didanai dari pengalihan subsidi dari BBM ke bidang kesehatan, kata Imram

Masyarakat lupa bahwa tiap bulannya mereka menyetor dana minimal Rp 25.000,-/bulan,Peserta BPJS ditaksir kini mencapai 168 juta orang.

Jadi dana BPJS yang dihimpun dari masyarakat oleh pemerintah mencapai lebih dari Rp.4,2Trilyun/bulan atau lebih dari Rp.50,4 Trilyun/tahun.

Baca  : Penanganan Kasus Korupsi RSUD Jeneponto Makin Tak Jelas “Juntrungnya”

Itu uang yang dikumpulkan langsung dari masyarakat, bukan dari sektor pajak atau pengalihan subsidi BBM.

BPJS merupakan sebuah Badan Usaha yang fungsinya sebagai pengeruk keuntungan bagi Pemerintah, bukannya jaminan kesehatan yang dialokasikan dari dana APBN

Hal ini didasari dari jumlah dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat oleh pemerintah yang totalnya lebih dari Rp.50,4 Trilyun, sementara total klaim yang dibayarkan oleh PT.BPJS selama satu tahun cuma Rp.37 Trilyun.

Sementara sisa dana BPJS yang mencapai Rp.13,4Trilyun kemana???Hmm… Ternyata selama ini PT.BPJS untung banyak lho…!!!

Dengan adanya BPJS, pemerintah sama sekali tidak pernah memberikan jaminan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Padahal selama ini pemerintah selalu menyebarkan propaganda bahwa BPJS adalah subsidi kesehatan, lengkapnya,Imran

Baca Juga  :

Sudah Periksa 10 Saksi, Kejari Belum Tetapkan Tersangka

Kejari Jeneponto Mulai Intensifkan Penyelidikan Dugaan Korupsi RSUD Jeneponto

Berbekal Surat keterangan Miskin, Bayi Gizi Buruk Dipulangkan

Berkomentar dengan bijak!