Temukan Kami di Sini:

Bobol Rumah, Sandi Warga Jalan Kelara Jeneponto Ditembak Pegasus di Galangan Kapal Makassar

0

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO — Tim Pegasus Polres Jeneponto melumpuhkan Sandi (28), pelaku pencurian dengan Pemberatan (curat), di Galangan kapal Kelurahan Kaluku Bodoa Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Senin (8/06/2020).

Polisi juga menangkap rekan Sandi lainnya yang berperan sebagai penjual hasil curian, Putri Azuhra Dewi Maharani (19).

Kasus diawali pada Minggu (24/5/2020) sekitar pukul 07.30 Wita. Korban bernama Marsita (52) warga jalan Kelara Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan.

Pelaku masuk ke dalam rumah korban  dengan merusak pintu utama. Setelah pintu berhasil di bobol. Pelaku yang beraksi seorang diri masuk ke dalam kamar.

“Pelaku berhasil mengambil 1 unit HP merk Vivo tipe Y 91, 1 unit notebook, dan uang sebesar Rp 6 juta rupiah,”kata pjs Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Sahrul, Senin (8/6) siang.

Syahrul menyebut, pengejaran pelaku memakan waktu, lantaran pelaku sangat licin. Tetapi, berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil menemukan keberadaan pelaku.

“Pelaku (Sandi) ini beraksi seorang diri. Maka dari itu, kami menangkap pelaku Sandi ini dalam pelariannya di Galangan Kapal Kota Makassar.

Menurut pengakuan Sandi, kata Syahrul, hasil curiannya itu di berikan kepada seorang temannya bernama Putri Azuhra Dewi Maharani untuk di jual.

Setelah menangkap Sandi, Tim Pegasus yang dipimpin Kasat Reskrim Iptu Andri Kurniawan kembali buru rekan lainnya, Rinno.

Syahrul menyebut Putri adalah penadah sekaligus penjual hasil curian tersebut. “Barang hasil curian Sandi yang diterima Putri langsung dijual. Putri berhasil ditangkap di hari yang sama,” jelas Syahrul

Menurut Syahrul, penagkapan Sandi dan Putri Azuhra Dewi Maharani berdasarkan laporan Marsita ke Polisi bernomor 164/V/ 2020 tertanggal 24 Mei 2020.

AKP Syahrul menjelaskan, pelaku terpaksa diberupa tindakan tegas terukur karena berusaha melarikan diri.

“Dalam perjalanan ke Jeneponto saat petugas singgah di masjid untuk melaksanakan shalat sunuh, pelaku berusaha melarikan diri. Sempat diberikan tembakan peringatan namun tak di pindahkan terpaksa di beri tindakan terukur yang mengenai betis kaki kedua kakinya,”ungkapnya

Saat ini kedua pelaku Sandi dan Putri Azuhra Dewi Maharani telah mendekam di sel tahanan Polres Jeneponto setelah menjalani perawatan di RS Lanto Dg Pasewang Jeneponto akibat luka tembak di kaki.

“Pelaku (Sandi) juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang atau DPO Polrestabes Makassar dengan kasus perampokan uang tunai sebesar Rp.120 Juta Rupiah,”tutup AKP Syahrul

Penulis : Bahar
Editor   : Reza

Berkomentar dengan bijak!