Temukan Kami di Sini:

Biddokkes Polda Sulsel Bakal Bongkar Makam Kakak Bocah Korban Pesugihan di Gowa

0
Biddokkes Polda Sulsel Bakal Bongkar Makam Kakak Bocah Korban Pesugihan di Gowa
Biddokkes Polda Sulsel Bakal Bongkar Makam Kakak Bocah Korban Pesugihan di Gowa

SUARATURATEA.COM, MAKASSAR – Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berencana akan melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam korban aniaya, Dandy.

Pembongkaran makam Dandy dalam waktu dekat ini akan dilakukan setelah pihak penyidik Polres Gowa meminta ekshumasi dilakukan.

Sekadar diketahui, Dandy merupakan salah satu korban dugaan ritual pesugihan yang dilakukan satu keluarga di Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong.

BACA JUGA: Kebakaran di Arungkeke Jeneponto, Hanguskan 2 Unit Rumah, 8 Ekor Sapi,…
BACA JUGA: Terungkap Ini Pelaku Penculikan Anak Bocah 10 Tahun yang Tukar Tiga Karung Beras di Makassar

Ini berhasil terungkap setelah video bocah AP, adik dari Dandy tersebar luas saat dirinya mengalami penganiayaan dengan cara mata kanannya dicungkil oleh ibunya, Hasniati yang dibantu ayah kandung, paman dan kakeknya.

Dikatakan Kepala Urusan Dokter Forensik Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kaur Doksik Biddokkes) Polda Sulsel, dr Eka Haerani, penyidik Polres Gowa telah menyodorkan surat permintaan ekshumasi.

“Hari ini kami mendapatkan surat dari Polres Gowa, terkait dengan adanya kasus penganiayaan yang terjadi di wilkum Polres Gowa,” kata Kaur Doksik Biddokkes Polda Sulsel, dr Eka Haerani kepada wartawan. Senin (13/9/2021).

Dia menerangkan, surat yang dibawa penyidik Polres Gowa untuk menindalanjuti kasus kematian Dandy yang menjadi sorotan publik.

BACA JUGA: Tiga Rumah Terbakar, Satu Orang Tewas di Jeneponto
BACA JUGA: Bocah A-P yang Dicungkil Matanya oleh Satu Keluarga di Gowa Mulai Dioperasi

Informasi yang dihimpun, kematian Dandy disebut-sebut tak wajar karena diduga Dandy tewas akibat dicekoki garam sebanyak dua liter oleh keluarganya sendiri.

“Sebagai lanjutan dari kasus ini, kemudian akan diadakan ekshumasi atau gali kubur terhadap kakak korban yang meninggal tidak wajar, laporan ini sudah kami terima, dan kami diberi surat, dan kami sudah laporkan kepada pimpinan (Biddokkes),” terang Eka.

Meski begitu, rencana ekshumasi dipersiapkan setelah koordinasi selesai antara kesiapan pihak keluarga hingga petugas Polres Gowa.

Rencananya, ekshumasi akan dilakukan oleh tim DVI Biddokkes Polda Sulsel pada pekan depan. Hanya saja, pihaknya belum bisa memberikan keterangan waktu tertentunya.

BACA JUGA: Tersangka Paman dan Kakek Bocah yang Mencungkil Mata Ditahan di Polres Gowa
BACA JUGA: Bocah AP Dicungkil Matanya, Begini Cerita Kesaksian Lingkungan

“Pada dasarnya, pimpinan mengapresiasi dan mohon untuk ditindaklanjuti dan dikoordinasikan ke pihak Polres Gowa, untuk pelaksanaannya ini kami masih koordinasi dulu, mengingat kasus ini tentunya atensi dari pimpinan terkait juga dengan kondisi wilayah dan budaya kita di Makassar,” terangnya. (**)

TONTON VIDEO:

Berkomentar dengan bijak!