Temukan Kami di Sini:

Bergulir, Berkas Perkara Kepsek ‘Cabul SMK 1 Jeneponto’ Dinyatakan P21

0
Bergulir, Berkas Perkara Kepsek 'Cabul SMK 1 Jeneponto' Dinyatakan P21
Tersangka kasus pencabulan didampingi empat pengacaranya usai dilimpahkan ke Kejari Jeneponto.

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Berkas perkara pencabulan yang dilakukan oknum kepala sekolah (Kepsek) SMK Negeri 1 Jeneponto saat ini terus bergulir.

Berkas perkara tahap dua dugaan pencabulan saat ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto. Senin (21/6/2021).

Hal itu diutarakan langsung oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jeneponto, Sulawesi Selatan.

BACA JUGA : Haji Tak Ada, Kemenag Beri Sinyal 27 Asrama Haji Diperuntukkan Isolasi Mandiri

Terduga berinisial KM, pelaku pencabulan terhadap siswinya itu saat ini juga telah berada di wilayah Kejari Jeneponto didampingi empat orang pengacarnya.

Berkas perkara Kepsek SMK 1 Jeneponto ini telah dilimpahkan ke Kejari Jeneponto menurutnya telah lengkap. Namun, pastinya pihak Kejari akan kembali melakukan evaluasi terhadap berkas-berkas tersebut.

“Kita melimpahkan berkas perkara, termasuk barang bukti dan tersangka kepada Kajari. KM kemudian langsung dibawa menuju ke ruang Tindak Pidana Umum (Pidum),” kata Ipda Uji.

BACA JUGA : Setelah SDN 84 Ganrang-Ganrang, Kini SDI 140 Kalumpang Juga Disegel Warga

Ucapan senada juga diuraikan Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Jeneponto, Hary Surachman.

Pelimpahan berkas kasus pencabulan yang dilakukan KM itu disebut-sebut telah lengkap atau P21.

“Iya hari ini teman-teman penyidik Polres Jeneponto telah menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan,” ucap dia.

Lebih jauh, bahwa proses selanjutnya akan perkara ini akan diseragkan sepenuhnya kepada JPU (Jaksa Penuntut Umum).

BACA JUGA : Sederet Fakta Kepsek ‘Cabul’ SMK 1 Jeneponto, Barang Bukti Ada, Jadi Tersangka Tapi Tak Ditahan

“Jadi proses selanjutnya beralih kewenangan tersangka dan barang bukti ke JPU,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Kanit PPA, Ipda Uji mengatakan, perkara terhadap pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Penetapan tersangka sudah, kalau perkara naik sidik sudah,” ujar Uji, Jumat (9/4/2021).

Korban dugaan pelecehan ini disebut berinisial NF. Dari informasi yang dihimpun Suaraturatea.com, NF saat ini duduk di bangku kelas XII SMK Negeri 1 Jeneponto.

BACA JUGA : Bergulir, Berkas Kepsek ‘Pencabulan’ SMKN 1 Jeneponto Dilimpahkan

NF yang berusia di bawah umur ini mendapatkan tindakan tak sewajaranya yang dilakukan. Bukannya mendidik, KM malah ingin menggerogoti siswinya.

Korban yang tidak menerima perilakukan itu langsung melaporkan kepada aparat kepolisian.

Uji mengaku, dari hasil gelar perkara yang dilakukan, Kasek tak mengakui perbuatanya.

“Kalau intinya pelaku diam dan tidak mengakui perbuatanya, itu adalah hak dia,” jelasnya.

Berkomentar dengan bijak!