Temukan Kami di Sini:

Belum Memiliki IMB Pembangunan Gedung Samsat Jeneponto Tetap Berjalan

0
Proyek Pembangunan gedung Samsat berada di jln. Pahlawa Kelurahan Empiang Kecamatan Binamu Sulsel, dikerjakan oleh  PT Join Indonesia.

JENEPONTO, BINAMU–Proyek pembangunan gedung  Sistem Administrasi Manajemen Satu Atap (Samsat) Jeneponto ternyata belum dilengkapi Izin Mendirikan Bangunan atau IMB.

Kontraktor proyek dinilai nekat memulai proyek pembangunan kantor Samsat UPTD wilayah Jeneponto dengan menelan anggaran sebesar 2 milyar lebih itu.

Proyek yang berada di jln. Pahlawa Kelurahan Empiang Kecamatan Binamu Sulsel, dikerjakan oleh  PT Join Indonesia.

“Pihak pelaksana proyek ataupun pihak Samsat tidak pernah koordinasi dengan kami, begitu juga terkait dengan izin bangunannya, sampai saat ini tidak mengurus IMB,”ucap Hasdin Nasri saat dikonfirmasi, Kamis.(14/9) siang.

Menurut Kepala Kelurahan Empoang itu, seharusnya pihak pengerja proyek sebelun dimulai dilaksanakan pembagunan gedung Samsat harus mengurus IMB.

“Iya, seharusnya kan IMB harus ada sebelum melaksanakan pekerjaan harus ada izin bangunannya baru dia mulai bekerja, tapi dia (Pelaksana proyek) langsung membangun tanpa memiliki IMB,”ungkap Lurah Empoang Hasdin Nasri

Terpisah, Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPTD) Samsat Jeneponto H Sopyan, mengaku, jika IMB proyek pembangunan kantor unit pelaksana teknis pendapatan (UPTP) Jeneponto masih terproses.

“IMB proyek itu sudah diproses, itu kan kita harus mengambil format dari kantor perizinan lalu kita bawa ke kantor lurah dan Kecamatan, intinya pasti kita mengambil IMB,” kata karaeng Naba (sapaan Sopyan) ditemui turateanews.com disalahnsatu warkop dibilangan jln. Pahlawan siang tadi.

Perlu diketahui proyek ini bersumber anggaraan APBD Pemerintah Provinsi Sulawesi selayan melalui Badan Pendapatan Daerah, sebesar, Rp 2.885.480.000.(RWY/GFR)

Berkomentar dengan bijak!