Temukan Kami di Sini:

BEJAT! Kakek 65 Tahun di Makassar Cabuli 16 Anak Dibawah Umur

0
BEJAT! Kakek 65 Tahun di Makassar Cabuli 16 Anak Dibawah Umur
BEJAT! Kakek 65 Tahun di Makassar Cabuli 16 Anak Dibawah Umur

SUARATURATEA.COM, MAKASSAR – Lelaki berinisial KA (65) ditangkap polisi usai melakukan tindakan bejat.

KA merupakan salah seorang penjaga masjid atau marbot masjid. Dia tega melakukan pencabulan terhadap sejumlah anak perempuan.

Tak tanggung-tanggung, aksi bejatnya ini telah dilakukan sebanyak 16 kali sejak bulan Juni 2021 lalu.

BACA JUGA: Dua Pendaki di Gunung Bawakaraeng Gowa Meninggal Dunia

Buah dari rekaman CCTV masjid, aksi bejat KA berhasil terbongkar. KA dilaporkan ke polisi hingga polisi menangkap pelaku pencabulan itu tanpa perlawanan di sekitar masjid di Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando mengatakan, sejumlah korban telah melapor dan dimintai keterangan polisi atas aksi bejat pelaku.

BACA JUGA: Hujan-hujanan dan Diselimuti Kabut, Upacara HUT-RI di Gunung Bontolojong Jeneponto

“Alasannya karena nafsu dan istrinya sudah berumur 67 tahun,” kata Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando kepada wartawan, Rabu (18/8/2021).

Lando mengatakan, pelaku kerap membujuk anak-anak yang bermain di sekitar masjid dengan uang Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. Korban pelaku adalah anak-anak di bawah umur yang berbeda-beda.

BACA JUGA: Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar Jadi Irup Upacara HUT RI ke-76, Ini…

Aksi bejat penjaga masjid itu pertama kali terungkap saat beredar sebuah rekaman CCTV, aksi pencabulan yang dilakukan KA kepada bocah perempuan.

Video aksi tak senonohnya itu pun beredar dan menjadi buah bibir di kalangan masyarakat sekitar.

Orang tua bocah yang jadi korban pun tak terima perilakuan KA hingga akhirnya dia melaporkan kejadian ini kepada penegak hukum.

“Terkait dengan kasus ini ada kecurigaan sehingga masyarakat sekitar membuka rekaman CCTV yang ada di masjid,” kata dia.

BACA JUGA: HORE! Ratusan Napi di Rutan Kelas II B Jeneponto Dapat Remisi,…

Pelaku KA saat ini masih mendekam di jeruji besi Mapolrestabes Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini juga masih dalam pengembangan oleh penyidik Polrestabes Makassar. (**)

Berkomentar dengan bijak!