Begini Cara TP-PPK Jeneponto Sosialisasi Stunting

0
Begini Cara TP-PPK Jeneponto Sosialisasi Stunting
Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Jeneponto, Maryati Iswan membuka Sosialisasi Pencegahan Stunting dan pemberian makanan tambahan bayi dan anak.

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jeneponto menggelar Sosialisasi Pencegahan Stunting dan pemberian makanan tambahan bagi bayi dan anak.

Sosialisasi yang dibuka oleh Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Jeneponto, Maryati Iswan, berlangsung di gedung Sipitangarri Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, Senin 21 September 2020.

Kegiatan yang menghadirkan Pemateri dari Dinas Kesehatan dan tenaga ahli pelayanan Sosial dasar P3MD Jeneponto diikuti 11 TP PKK Kecamatan dan 113 TP PKK Kelurahan dan Desa se Kabupaten Jeneponto.

Ketua Pokja IV TP PKK Jeneponto, Maryati Iswan dalam sambutannya menyampaikan,  stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama.

“Stunting berdampak pada kegagalan pertumbuhan anak, dimana tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya (kerdil),” kata Maryati Iswan.

Lebih lanjut, Maryati Iswan mengatakan, masalah kekurangan gizi kronis adalah masalah yang sangat kompleks di masyarakat sehingga sangat membutuhkan peran lintas sektor  termasuk TP PKK.

“TP PKK Kecamatan dan Kelurahan Desa  harus berperan aktif dalam mencegah stunting, dengan terus mengedukasi ibu rumah tangga terkait dengan A3, hal yang harus ditekankan dalam penanganan stunting, diantaranya pentingnya memperhatikan asupan makanan bergizi bagi ibu Hamil, Bayi dan Balita terutama dalam 1000 HPK,” jelasnya.

Menurutnya, pola asuh orang tua sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak terutama pertumbuhan dan perkembangan otak itu penting dalam 1000 HPK.

“Tentunya yang tak kalah pentingnya adalah Kesehatan Lingkungan atau lebih kita kenal dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Khusus untuk pemberian ASI itu penting bagi bayi sampai umur 2 tahun terutama diberikan secara eksklusif ke bayi sejak lahir sampai bayi berumur 6 bulan tanpa pemberian makanan tambahan apapun” ungkapnya.

Sosialisasi Pencegahan Stunting dan pemberian makanan tambahan bayi dan anak Pokja IV tim penggerak PKK Kabupaten Jeneponto tahun 2020 diharapkan dapat mempercepat pencegahan stunting.

“Peserta sosialisasi ini kami harapkan dapat mengimplementasikan materi yang didapatkan dalam sosialisasi ini kepada masyarakat  Desa dan Kelurahannya masing-masing sehingga sehingga kita dapat mencegah terjadinya stunting di wilayah Desa dan Kelurahan di Kabupaten Jeneponto,” hadapnya.

Berkomentar dengan bijak!