Temukan Kami di Sini:

Batik Tulis Tangan di Gowa Jadi Inovasi Untuk Perputaran Ekonomi di Tengah Pandemi

0
Batik Tulis Tangan di Gowa Jadi Inovasi Untuk Perputaran Ekonomi di Tengah Pandemi
Pemuda di Gowa melakukan pembuatan batik tukis tangan. (Ibnu Gaffar/Suaraturatea.com)

SUARATURATEA.COM, GOWA – Sejumlah pemuda yang tergabung dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menggelar kegiatan batik tulis.

Ditengah Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia, membuat sebagian pelaku usahan mencari upaya untuk mempertahankan perputaran roda perekonomiannya.

Salah satunya sejumlah pemuda menggelar pembuatan rajin Batik tulis di aula permandian Sileo, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

BACA JUGA : Cerita Marbot Masjid, Pasangan Sejoli di Maros Berbuat Mesum di Masjid dan Curi Uang

Ketua DPD KNPI Gowa, Alumnus Zainuddin mengatakan, pembuatan batik tulis ini sebelumnya telah memproduksi batik corak seorang pahlawan dari Kabupaten Gowa, yakni Sultan Hasanuddin.

“Kami di KNPI Gowa yang memproduksi batik Sultan Hasanuddin yang dijadikan sebagai batik daerah yang digunakan setiap hari Kamis dipakai oleh Bupati dan jajaran pemerintahan,” kata Alumnus. Minggu (27/6/2021).

Kerajinan tulis batik tangan ini lalu membuka pelatihan kepada para pemuda untuk lebih mengembangkan minat bakat para pemuda di Gowa untuk tetap berkarya.

BACA JUGA : Astaga! Pasangan Sejoli di Maros Curi Uang dan Berbuat Mesum di Dalam Masjid

Alasannya, pelatihan batik tulis ini berharap kedepannya para pemuda dapat memberikan sumbangsih dan menjadi salah satu tempat ia untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah.

“Pelatihan batik ini untuk mengembangkan bakat kreatifitas seni kawan-kawan muda yang tentu harapannya kedepan bahwwa ini bisa berpenghasilan. Kami di KNPI akan juga memasukkan ini sebagai prioritas program kerja kami di Komisi Seni dan Budaya,” ucap Alumnus.

Untuk proses hasil pembuatan batik tulis ini membutuhkan tempat ketenangan, ketenteraman dan menghabiskan waktu selama tiga hingga empat hari. Dia mengaku, bahwa batik tulis ini akan berencana dikembangkan untuk membantu roda perekonomian untuk para pemuda-pemudi yang bergelut di dunia kerajinan.

BACA JUGA : Anak Dibawah Umur Difabel di Gowa Hamil, Polisi; Kita Kumpulkan Keterangan Saksi Dulu

“Kita mau, batik tulis dari Gowa ini akan kita kembangkan kedepan, jadi bukan lagi batik printing, tapi batik tulis. Bahan baku yang digunakan itukan sudah ada di jual bebas, kita sudah pesan memang ambil dari luar untuk teman-teman di Gowa,” bebernya.

Berkomentar dengan bijak!