Balapan Liar Resahkan Warga, Ini Kata Kompol Muh. Amin

0
Tim Khusus Tindak Bali saat gerebeg aksi bali di kecamatan Turatea

Agung/Jurnalis

 

TURATEANEWS.com,JENEPONTO–Tim khusus balapan liar (bali) Polres Jeneponto melakukan penggrebekan dibeberapa tempat arena balap liar salah satunya yang berada di kawasan jalan abd Jalil Sikki Romanga depan SMA negeri 2 Binamu, Kamis (09/6) sekitar pukul 05.30  waktu setempat

Penggrebekan aksi balap liar yang meresahkan warga ini dilakukan petugas berkat laporan dari masyarakat sekitar yang terganggu dan tidak nyaman dengan suara bising.

Baca : Selain Denda, Pelaku “Bali” Dapat Diancam Pidana Kurungan

Pantauan turateanews.com, Puluhan petugas yang datang mendadak membuat para pembalap liar kocar-kacir berusaha kabur dari kejaran petugas kearah persawahan. Petugas pun langsung mengamankan sejumlah pembalap liar yang pada saat penggrebekan tengah memacu kendaraannya.

Selain mengamankan sejumlah pembalap liar, dalam penggrebekan tersebut petugas juga mengamankan beberapa sepeda motor yang diduga digunakan untuk balapan.

Baca : Berani Bali, Kasat Lantas Ancam Pengendara Beri Sanksi Tegas

Sementara puluhan motor yang rata-rata tidak dilengkapi surat-surat serta pengendara yang semuanya tidak memakai helm turut diamankan petugas.

35 unit sepeda motor terjaring aksi bali dibeberapa tempat. Kamis 9 Juni 2016

Terpisah Waka polres Jeneponto Kompol Muh Amin menuturkan bahwa pihaknya sudah memerintahkan anggota untuk menertibkan aksi bali ini, dan jika ada yang terjaring tindak sesuai prosedur.

“kendaraan yang terjaring balapan liar tidak boleh ada yang mengurus, boleh diurus nanti selesai lebaran, jika saat ini ada yang mengurus tambah satu bulan lagi,”tegas Kompol Muh Amin di mapolres Jeneponto pagi ini.

Baca : Oknum TNI, Diduga Perusakan Mobdis Wakapolres Diperiksa di Pomdam VII/Wrb

Dia juga menambahkan, bahwa Saat ini masyarakat sangat kritis dengan kinerja kepolisian, kalau polisi tidak bisa mengatasi gangguan kantibmas apalagi hanya balapan liar.

“dengan kegiatan balapan liar ini warga sekitar arena sangat terganggu, begitupun masyarakat yang akan melintas. Bayangkan saja kalau mereka (pelaku aksi bali) sampai tutup jalan, tentu masyarakat bertanya “mana polisianya?.”tutur kompol Muh Amin

Saat ini pihak kepolisian sudah menjaring 35 unit sepeda motor dari berbagai tempat aksi bali.

Baca Juga :

Polsek Rappocini Amankan 12 Unit Motor Tanpat Surat Surat

Ditinggal Shalat, Sepeda Motor Raip Digondol Maling

Pelaku Begal di Gowa, Ternyata Calon Siswa Tentara   

Dikejar Polisi, Dua Pelaku Begal Terjun ke Sungai Jeneberang

Waspada, Pencurian Sepeda Motor Kembali Marak di Jeneponto

Berkomentar dengan bijak!