Anak Kades Turatea Timur Ditangkap Polisi Edarkan Upal

0

Agung/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO–Empat tersangka pengedar uang palsu (Upal) kembali ditangkap pihak kepolisian polres jeneponto Selasa (21/06/) pukul 05.30 Wit, berdasar hasil pengembangan penangkapan sebelumnya Rabu (15/06) lalu, oleh tim resmob polres Jenponto bernama Usman warga jalan Kelara kelurahan Emponag kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Menurut penuturan Kaur Binops Reskrim Ipda Nasaruddin, para pelaku tersebut sudah menjadi target operasi (TO) Timsus polda sulawesi selatan berdasar laporan polisi yang dikeluarkan polsek Rappocini Makassar; Lp /963/ VI/2016 /Restabes mks/sek rappocini.

“Berdasarkan laporan tersebut timsus polda Sulsel menghubungi saya, bahwa pelaku pengedar uang palsu dari jeneponto, makanya dilakukan pelacakan dan mereka terdeteksi sementara dalam perjalanan dari makassar menuju Jeneponto,” kata Nasaruddin

Baca : Belanja Gunakan Uang Palsu, Seorang Warga Jalan Kelara Ditangkap Polisi

Setelah berhasil mendeteksi para pelaku, anggota polres jeneponto yang dipimpin Kaurbinops Ipda Nasaruddin itu, bergerak ke SPBU Kalukuan, untuk menunggu para tersangka yang bergerak dari arah Makassar,

“Kami hanpir terkecoh, karena informasi dari makassar, kalau pelaku menggunakan mobil avansa warga silver, tapi karena saya kenal mobil yang sering digunakan salah satu pelaku, yaitu grent vitara yang sudah dibrending warna organisasi pemuda pancasila, makanya kami cegat dan ternyata betul. Yang ada diatas mobil tersebut lelaki hendra alias coki coki bersama Khairun alias arin (pemilik mobil) yang juga anak seorang kepala desa,”jelas Kaurbinops Reskrim

Baca : Penanganan Korupsi RSUD Jeneponto, Kejari Diduga Sesatkan Opini Publik

Setelah dilakukan penggeledahan, diatas mobil tersebut lanjut Nasaruddin, anggota menemukan 73 lembar upal dengan pecahan 50 ribu.

Keempat  tersangka masing masing bernama Nama, Hendra alias coki coki (28)warga jalan Lanto Daeng Pasewang kabupaten Jeneponto, Khairun alias Arin (25) salah satu Mahasiswa UIT (Universitas Indonesia Timur) warga desa Turatea Timur, Andika Saputra (25) warga Kalukuan keluraban Balang kecamatan Binamu Jeneponto bersama adiknya, Arfan Afandi (23).  

Baca Juga :

BREAKIN NEWS : Bawa Shabu, Seorang Sopir Angkot diciduk Polisi

DPO Jambret, Tim Buser Jeneponto Beri Bonus Timah Panas

Berkomentar dengan bijak!