Anak 14 Tahun Cabuli Tiga Siswi SD di Bantaeng

0
Dua Guru Honorer dan Penjaga Pondok di Pinrang Dinonaktifkan Usai Cabuli Siswi
Ilustrasi

SUARATURATEA, COM, BANTAENG – Nasib malang dialami tiga orang anak di bawah umur.

Ketiga bocah SD ini diduga telah dicabuli oleh seorang pelajar berinisial Z (14), pada Senin, (12/10/2020) lalu.

Korban pelecehan tersebut masing-masing diketahui berinisial DK (5), U (5) dan W (8).

Paur Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri mengatakan, bahwa saat ini Z sudah diamankan di Polres Bantaeng terkait dugaan pencabulan.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kemudian pelaku diamankan ke Polres Bantaeng dengan di dampingi kepala Desa setempat,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima wartawan, Kamis, (15/10/2020).

Sandri menyatakan bahwa kasus tersebut terkuak setelah orangtua korban melaporkan dugaan pelecehan itu ke bhabinkamtibmas Desa Bonto Cinde, Kecamatan Bisappu.

“Di hari kejadian itu orangtua DK datang ke Polres Bantaeng melapor. Setelah datang ternyata ada empat korban melapor dan mengaku mengalami hal yang sama” tukasnya.

Ia menjelaskan, bahwa kejadian tersebut berawal saat DK sedang bermain dengan Z di rumah kosong.

“Jadi kejadiannya itu tidak bersamaan. Pelaku melakukan di hari yang berbeda kepada para korban,” tandasnya.

Kata dia, dari lima orang korban tersebut, tiga orang diantaranya telah mengaku dilecehkan oleh Z (14).

“Dari hasil pemeriksaan hanya tiga korban yang mengaku telah dilecehkan oleh pelaku. Ketiganya, DK (5), U (5) dan W (8),” pintanya.

Namun, ketika diintrogasi oleh penyidik pelaku menyangkal bahwa dirinya tidak pernah melakukan hal yang senonoh terhadap para korban.

“Namun ketika diinterogasi pelaku belum mengakui perbuatanya,” singkatnya.

Saat ini, penyidik dari unit PPA Satuan Reskrim Polres Bantaeng masih menunggu hasil visum dari RSUD Bantaeng.

Dalam Proses pemeriksaan terhadap korban penyidik didampingi oleh dinas Sosial dan P2TP2A Kabupaten Bantaeng karena seluruh korban masih dibawa umur, termasuk terduga pelaku.

Penulis: Arya Pratama
Editor  : A. Syahrul Khair

Berkomentar dengan bijak!