Temukan Kami di Sini:

Amankan Aktivis HMI Kapolres : Mereka Tidak Memiliki Ijin

0

JENEPONTO,BINAMU--Kepolisian Resort Jeneponto mengamankan tiga pedemo yang menggelar aksi peringatan hari sumpah pemuda di depan kantor bupati Jeneponto jln. Lanto Daeng Pasewang Kel. Empoang Kec. Binamu, Sabtu (28/10/2017) siang.

Aktivis yang hari ini berdemo mayoritas dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI). Penangkapan dilakukan lantaran pedemo tidak mendesak menggelar orasi di depan depan kantor Bupati.

“Hanya tiga yang kita amankan, satu perempuan dan dua laki-laki. Kita amankan karena izinnya hanya di depan sekretariat tapi mereka lanjut di depan kantor bupati,” ujar Hery dikomfirmasi via telepon selularnya.

Tidak hanya itu menurut Hery, pengunjukrasa yang hendak membakar ban juga menjadi alasan pembubaran aksi.

“Dari kantor bupati mereka melunjak dan ingin ke kantor Kejari, juga sempat mau bakar ban makanya kita amankan,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan Turateanews.com, penangkapan berawal dari aksi larangan dari pihak Kepolisian Polres Jeneponto yang rencana pedemo itu akan melanjutkan orasinya di depan kantor Kejaksaan Negeri Jeneponto jln. Sultan Hasanuddin kel. Empoang Binamu.

Masa yang mengawali aksi di perempatan lampu merah Belokallong dan depan kantor bupati untuk long march ke kantor Kejari Jeneponto. Namun permintaan tersebut ditolak oleh kepolisian lantaran kantor tersebut kosong.

“Untuk apa ke kantor Kejaksaan ini kan hari libur kantor pada kosong,”jelas Kapolres Jeneponto.

Ketiga Aktivis yang diamankan Polisi masing-masing bernama, Sabriani, Alif dan Alwi namun ketiganya telah dipulangkan.

Sebelumnya, seketaris HMI Cabang Jeneponto Amrullah Serang menuturkan jika empat rekannya diamankan polisi.”empat orang tadi diambil sama polisi,”ujarnya

Ketiga aktivis.HMI itu, Sabriani, Alif dan Alwi. aun ketiganya telah diperbolehkan pulang oleh pihak polisi.(SCB/LDS)

Berkomentar dengan bijak!