Temukan Kami di Sini:

Alasan Dibalik Tutupnya Pelayanan Puskesmas Binamu Kota Sejak Tahun 2017

0
Puskesmas Binamu Kota

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Sentra Pelayanan rawat inap Unit Gawat Darurat (UGD) kembali dibuka oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Binamu Kota, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Puskesmas Binamu Kota, Alim Bahcri.

Pelayanan kembali dibuka berdasarkan hasil keputusan bersama pada rapat Internal Puskesmas.

“Mulai hari senin tanggal 4 Oktober 2021 Pelayanan UGD Puskesmas Binamu Kota dibuka 24 Jam,” ujarnya. Sabtu, (2/10/2021) malam.

Pelayanan kembali dibuka setelah mempertimbangkan banyak hal.

Salah satunya, banyak peristiwa yang tidak terduga untuk diberikan pertolongan, seperti kecelakaan.

“banyak terjadi kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan pertolongan UGD, banyak aspirasi masyarakat yang butuh pelayanan 24 jam. Bahkan sejak tiga bulan lalu saya sudah mengupayakan pelayanan ini dibuka kembali,” kata Alim.

Bahkan kata dia, pelayanan UGD yang selama ini ditiadakan telah vakum sejak beberapa tahun.

“Pemangkasan jam operasional layanan sentra UGD terjadi sejak tahun 2017 lalu. Itu disebabkan semenjak dana operasional Puskesmas berkurang,” ujar Alim.

Informasi yang dihimpun, puskesmas yang berada di wilayah Binamu Kota adalah non rawat inap.

Hal itu berdasarkan Permenkes (Peraturan Menteri Kesehatan) Nomor 43 tahun 2019.

Alasannya adalah tidak adanya insentif Tenaga Kesehatan (Nakes).

“Tidak bisa untuk dirawat inapkan, sehingga tidak ada anggaran khusus bagi insentif nakes yang jaga,” lanjut Alim.

Olehnya itu, dia berharap, warga memahami situasi dan kondisi yang dihadapi nakes.

“Ketika berkunjung ke puskesmas tidak mengedepankan emosional, karena itu bisa memicu ketakutan dan trauma bagi teman-teman perawat. Bahkan kebanyakan dari mereka adalah perempuan yang bekerja berdasarkan keikhlasan,” harapnya.

Untuk Diketahui, Senin, (4/9) besok, Puskesmas itu kembali beroperasi.

Dokter hingga Nakes juga akan siaga 24 jam.

“Dalam waktu dekat pun kami akan mengadakan ‘Call Center’ untuk lebih mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berkomentar dengan bijak!