Aktivis Aptur Beri Kado Hari Jadi Jeneponto ke 158 dengan Demonstrasi

0
Aktivis Demo di Jeneponto di Hari Jadi, Camat Mencak-mencak Minta Aktivis Mundur
Aktivis Demo di Jeneponto di Hari Jadi, Camat Mencak-mencak Minta Aktivis Mundur

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Aliansi Pemuda Turatea (Aptur) Jeneponto, Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa, kali ini bertepatan di hari jadi Kabupaten Jeneponto yang ke 158 tahun.

Hari Jadi Jeneponto ini dihadiahi dengan aksi demonstrasi oleh aktivis Aptur. Sabtu (1/5/2021).

Puluhan massa disebut telah ke titik lokasi demonstrasi pada pukul 13.10 wita siang tadi. Sebagian dari mereka berjalan kaki menuju kantor Bupati sambil berorasi sepanjang jalan.

BACA JUGA : Selamat Hari Jadi Jeneponto ke-158, Tahun 2021 Diperingati Ditengah Pandemi

Saat mahasiswa mulai mendekati kantor bupati, tiba-tiba datang dua orang pria berpakaian preman berdiri di tengah jalan.

Tak lama kemudian, datang lagi satu orang pria sambil berteriak ke arah massa.

Mereka berdiri di jalan sambil berteriak dan marah-marah. Mereka menghalangi massa agar tidak mendekati kantor bupati.

BACA JUGA : Hari Buruh Internasional, Gerak Misi Gowa Minta Hak Buruh Terpenuhi

Ketiga pria itu diketahui masing-masing kepala kecamatan. Mereka tidak menerima jika mahasiswa tersebut melakukan aksi demo.

“Mundur, hari jadi kamu kacaukan,” ujar Kepala Kecamatan Binamu, Hairuddin Limpo.

Limpo terlihat dibalut emosi lantaran momen hari jadi diwarnai aksi demo. Dia sempat terlihat melakukan kisan (menepuk dada) sebagai bentuk perlawanan terhadap mahasiswa.

Tak lama kemudian, datang seorang pria dari arah belakang sambil berteriak. Dia mengatakan dengan tegas jangan mencoba-coba untuk mendekat ke kantor Bupati Jeneponto.

“Jangan coba-coba, Hari Jadi Jeneponto ini, tolong hargai. Harga diri ini,” ungkapnya.

Bahkan, kepala Kecamatan melayangkan tinju ke arah salah satu mahasiswa. Mereka juga terlibat adu mutut dan saling dorong.

BACA JUGA : KILAS BALIK: Hari Jadi 1 Mei, Sejarah Jeneponto dan Zamannya

Namun, kekacauan itu tak berlangsung lama setelah pihak kepolisian dan Satpol PP tiba di lokasi.

Meski terus dilerai, aktivis Aptur ini tetap melakukan aksi unjuk rasa di peringatan Hari Jadi Kabupaten Jeneponto ke 158.

Berkomentar dengan bijak!