Aksi Gejolak di Jeneponto, Polres Jeneponto Siagakan 396 Personel

0
Aksi Gejolak di Jeneponto, Polres Jeneponto Siagakan 396 Personel
Kasubbag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul.

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Polres Jeneponto telah menyiapkan ratusan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang hari ini dilakukan oleh elemen mahasiswa menuntuk penolakan omnibus law UU Cipta Kerja.

Kasubbag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul mengatakan, total, 396 personel gabungan diterjunkan hari ini. Rincianya, Polisi 246, TNI 50, Satpol-PP 50, Dishub 50.

“Untuk pelibatan personel pengamanan hari ini di wilayah Jeneponto berjumlah 396 personel. Terdiri dari anggota Polri 246 dan TNI 50, Satpol PP 50, Dishub 50,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, (22/10/2020).

Syahrul juga mengatakan, pihaknya akan menempatkan personel pengamanan sesuai dengan rencana aksi. “Sesuai rencana aksi,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengantisipasi terhadap kelompok anarko yang bisa saja menunggangi aksi massa untuk berbuat rusuh juga telah diperhatikan.

“Yang jelasnya siapapun yang dilibatkan unras, agar tetap tertib, terkendali, terorganisir, terakomodir, oleh ketua kelompoknya, mematuhi peraturan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan akan menertibkan massa yang tidak tertib.”Yang kita antisipasi massa tidak tertib,” pintanya.

Seperti diketahui, elemen mahasiswa kembali merencanakan menggelar aksi menolak pengesahan Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja.

Aksi jilid III ini rencananya akan digelar di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Jeneponto, Kamis, (22/10/2020) dini hari, sekira pukul 13.00 wita.

Aksi jilid III ini untuk kembali mendesak terhadap 25 anggota dewan agar serentak menandatangani petisi penolakan omnibus law dan segera menertibkan Surat Keputusan (SK) penolakan omnibus law. Pada aksi jilid I, 15 anggota dewan telah menandatangani petisi tersebut.

Penulis : Arya Pratama
Editor    : A. Syahrul Khair

Berkomentar dengan bijak!