Akreditasi Puskesmas, Tim Kemenkes Survei Jeneponto

0
Ilustrasi

Krg. Lomba/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO–Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto mengusulkan delapan Puskesmas untuk mendapatkan akreditasi. Mulai Rabu, 27 Juli hingga 30 Juli, pihak Kementerian Kesehatan RI, menurunkan timnya ke Jeneponto untuk melihat dari dekat tingkat pelayanan di delapan Puskesmas.

Delapan puskesmas yang disurvei dari Kementerian Kesehatan RI, Yakni Puskesmas Barana, di Kecamatan Bangkala Barat, Puskesmas Binamu Kota di Kecamatan Binamu, Puskesmas Tino di kecamatan Tarowang, Puskesmas Bontomatene, Puskesmas Binamu, Puskesmas Togo-togo, Puskesmas Arungkeke, dan Puskesmas Tamalatea.  

Kedatangan tim Survei dari Kementerian Kesehatan RI disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Jeneponto, dr Syafaruddin Nurdin yang ditemui diruang kerjanya, Senin 25 Juli kemarin.

“Secara bertahap, kami akan mengusulkan akreditasi semua puskesmas yang ada di daerah  ini. Ada 18 puskesmas di 11 Kecamatan. Tapi, tahap awal baru delapan Puskesmas yang kita usulkan mendapatkan akreditasi dari Kemenkes,” ujar dr Syafaruddin Nurdin. Sebelum turun ke puskesmas, rombongan tim survei Kemenkes itu, diterima di taman kantor Dinas Kesehatan, malam ini, sambil ramah taman.

Secara detail, Syafaruddin Nurdin menyampaikan komitmen Dinas Kesehatan dalam meningkatkan mutu pelayanan di semua puskesmas di Jeneponto. Ditandai dengan pengelolaan puskesmas yang sudah berbentuk badan layanan umum daerah (BLUD).

Lebih lanjut Syafaruddin Nurdin mengatakan, Dinas KesehatanJeneponto berharap dalam tiga atau empat tahun ke depan, ke 18 puskesmas yang tersebar di 11 Kecamatan sudah terakreditasi. Sehingga, tingkat pelayanan pun akan lebih baik, diikuti dengan peningkatan tenaga medis, non medis serta peralatan kesehatan. Puskesmas nantinya akan dapat melayani rawat inap bagi pasien.

Baca Juga :

Penderita HIV/AIDS Jeneponto Meningkat Drastis, Capai 172 Jiwa

Ratusan Paket Dipaksakan Menjadi Proyek Aspirasi DPRD Jeneponto, Kadistan Tak Mampu Proses

Korban Kecelakaan lalu Lintas Disuguhi Parasetamol, Tak Ada Obat

Berkomentar dengan bijak!