Temukan Kami di Sini:

Akibat Krosleting Listrik, Lima Rumah di Kambang Jeneponto, Ludes Terbakar.

0

JENEPONTO, BINAMU–Lima rumah di Kampung di Lingkunga Kambang Selatan Kelurahan Bontoa Kecamatan Binamu KabupatenJeneponto Sulsel, ludes terbakar, Senin (2/9/2017)

Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.45 wita itu  diduga akibat arus pendek listrik .

Informasi api berasal dari salah satu rumah warga tepatnya dibagian atap rumah dan menjalar ke rumah warga yang letaknya bersebelahan menjelang siang angin bertiup kencang, sehingga api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah warga lainnya.

“Api berawal dari atap rumah Masiang kemudian menjalar ke samping kiri dan kanan rumah lainnya. Pertamakali api terlihat keluar dari bawah atap rumah yang terbakar,” kata Kaimuddin yang juga rumahnya ikut terbakar

Mendapati hal tersebut, warga dengan alat seadanya berusaha memadamkan api sambil menunggu mobil pemadam kebakaran datang. Upaya tersebut, tidak membuahkan hasil dari dua rumah pertama yang terbakar api menjalar ke rumah ketiga dan kelima.

Selang beberapa menit tiga unit mobil pemadam kebakaran datang dan langsung berusaha memadamkan api yang terus membesar karena tertiup angin kencang.

“Hampir satu jam berkecamuk, api akhirnya dapat dipadamkan mobil pemadam, namun rumah yang terbakar hampir rata dengan tanah,” katanya.

Kelima orang pemilik rumah, hanya bisa menangis mendapati rumah mereka diamuk seijago merah, untuk sementara korban ditampung di rumah tangganya. Mereka berharap mendapat bantuan dari pemerintah agar dapat membangun kembali rumah mereka yang terbakar.

“Kami tidak tahu harus bagaimana, tidak satupun barang yang bisa kami selamatkan termasuk barang berharga dan surat-surat penting. Termasuk dua traktor tangan dan satu sepeda motor Jupiter Z,” kata Kaimuddin (52) yang diduga api berawal dari rumahnya.

Dia berharap mendapat bantuan untuk membangun dan mengurus kembali surat-surat penting yang terbakar

Sementara itu, hingga kini, tim pemadam kebakaran pemkab Jenepontk, masih menyirami sejumlah bangunan yang masih mengeluarkan asap untuk antisipasi api kembali menyala dan menjalar ke bangunan rumah warga yang cukup rapat.

Tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai ratusan juta. Berikut nama kelima pemilik.

Kaimuddin Bin Ganing (52), Swasta selain rumah 2 unit traktor tangan dan 1 unit sepeda motor Jufiter Z.  Kerugian ditaksir Rp.200.000.000.

Masiang Binti Basi (80), Swasta Satu rumah habis terbakar, kerugian sekitar Rp 150.000.000.

Saharuddin Bin Makko (45) Swasta Satu rumah habis terbakar kerugian  Rp 150.000.000; dan,

Hamakka Bin Makko (50)
Satu rumah rata dengan tanah, kerugian ditaksir sekitar Rp. 150.000.000, serta

Matti’ Dg Ngero (70) juga rumah miliknya rata dengan tanah. Kerugian diperkirakan 150.000.000. (SCB/LDS)

Berkomentar dengan bijak!